Investor Pemula Harus Paham Istilah Dalam Properti Ini

  • Artikel
Investor Pemula Harus Paham Istilah Dalam Properti Ini

Memulai bisnis di sektor properti tentu bukan perkara mudah. Karena modal yang dikeluarkan bisa dibilang cukup besar, Anda pun harus berhati-hati dalam menjalankannya. Selain melakukan analisa terhadap aset properti yang akan diinvestasikan, Anda pun harus menyiapkan strategi yang matang serta mendalami seluk beluk dunia sektor ini.

Salah satu hal yang harus Anda pahami sebelum terjun ke dunia properti adalah istilah-istilah yang sering digunakan. Amethyst Tower telah merangkum kumpulan istilah dalam dunia properti. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Istilah-Istilah dalam Properti

Superblok

Kawasan superblok disebut juga sebagai kota mandiri atau self contained city. Kawasan ini bertujuan untuk mengintegralkan berbagai fungsi yang ada di dalamnya, seperti fasilitas perkantoran, perdagangan, pemukiman, hingga rekreasi. Dilihat dari letaknya yang ada di dalam kota, superblok juga disebut sebagai ‘kota di dalam kota’ atau city within city.

Masterplan

Merupakan area dengan rencana pengembangan berskala Besar (Major area development) yang dilakukan oleh satu atau beberapa developer. Hal ini biasanya dilakukan untuk pengembangan kota satelit/penyangga.

Agen Properti

Merupakan orang yang bertugas mencari listing dan menjual properti. Posisinya berada di bawah Broker properti.

BPHTB

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan adalah pungutan atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan. Besarnya adalah 5% dari nilai perolehan objek pajak.

Sunrise Property

Istilah ini merujuk pada properti baru yang berkembang dan nilainya naik dengan stabil. Jika mengacu pada lokasi, sunrise property terletak di kawasan baru yang berkembang dan stabil, atau kawasan modern yang baru direhabilitasi.

Sunset Property

Kebalikan dari sunrise property, istilah ini merujuk pada properti berusia tua yang kualitasnya menurun dan jelek. Properti dengan ciri-ciri seperti ini kurang baik secara ekonomi.

Tenor

Tenor adalah jangka waktu kredit yang diajukan atau lamanya angsuran kredit, misalnya 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun dan seterusnya.

Capital Gain

Merupakan keuntungan atau laba yang diperoleh dari hasil penjualan properti yang nilainya lebih besar dibanding harga pembelian.

Indent

Indent artinya pembelian dengan pemesanan terlebih dahulu. Hal ini umum terjadi di Pasar Primer. Misal, Anda membayar deposit 20-30% dari harga jual (tergantung developer).  Selanjutnya developer akan memulai pembangunan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Earlybird

Membeli properti saat baru dipasarkan pengembang. Biasanya pengembang menawarkan harga khusus dengan sejumlah kemudahan dan diskon.

Okupansi

Istilah ini merujuk pada sejumlah unit yang sudah terisi atau disewa dalam sebuah properti. Contohnya seperti gedung apartemen, perkantoran atau pusat perbelanjaan.

KDB

Koefisien Dasar Bangunan merupakan angka persentase perbandingan antara luas seluruh lantai dasar bangunan yang dapat dibangun dengan luas lahan yang tersedia.

AJB

Akta Jual Beli adalah dokumen atau akta yang membuktikan adanya peralihan hak atas aset dari pemilik sebagai penjual kepada pembeli sebagai pemilik baru.

BBN

Bea Balik Nama adalah biaya yang dikeluarkan atas perubahan/pembalikan nama dari penjual ke pembeli. Biasanya hal ini dilakukan oleh notaris yang disepakati.

Loss Transaction

Loss transaction adalah istilah yang menunjukkan adanya biaya yang hilang saat membeli properti yang disebabkan biaya-biaya tak terduga, seperti pembayaran biaya broker atau marketing, pembayaran pajak PPH, BPHTB, dan lainnya.

Booming Property

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kondisi terjadinya peningkatan aktivitas investasi properti yang tinggi. Dengan kata lain, properti sedang laris manis banyak dibeli banyak orang.

HGB

Hak Guna Bangunan merupakan jenis sertifikat dimana pemegang sertifikat berhak memiliki dan mendirikan bangunan di atas tanah yang bukan kepunyaan pemilik bangunan.

Yield

Istilah yield digunakan untuk menunjukkan keuntungan yang didapat. Dihitung dengan membagi nilai sewa per tahun dan harga properti. Misalnya, harga properti Rp100 juta sementara harga sewa Rp5 juta per tahun, maka yield properti tersebut 5%.

Co-broking

Kerjasama penjualan properti antara 2 agen atau lebih.

IMB

Izin Mendirikan Bangunan adalah perizinan yang diberikan oleh Kepala Daerah setempat kepada pemilik bangunan untuk melakukan kegiatan properti seperti membangun, mengubah dan/atau merawat bangunan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

IPB

Izin Penggunaan Bangunan merupakan izin yang diberikan kepada perorangan atau badan hukum setelah bangunan selesai dilaksanakan sesuai IMB dan telah memenuhi persyaratan fungsi perlengkapan bangunan. Istilah IPB kini sudah diganti menjadi Sertifikat Laik Fungsi.

Broker

Broker adalah individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara jual dan beli properti.

GSJ

Garis Sempadan Jalan merupakan batas terdepan pagar halaman yang boleh didirikan.

GSB

Garis Sempadan Bangunan adalah garis batas yang tidak boleh dilampaui dalam membangun bangunan ke arah GSJ.

KPR

Kredit Kepemilikan Rumah adalah adalah kredit yang digunakan untuk membeli rumah atau untuk kebutuhan konsumtif lainnya dengan jaminan/agunan berupa rumah tersebut.

KPA

Kredit Pemilikan Apartemen adalah fasilitas kredit yang disediakan oleh bank untuk membeli apartemen, kondominium dan kondotel secara berkala dalam kurun waktu yang ditentukan oleh pihak bank dan pengembang.

Strata Title

Strata title  merupakan hak kepemilikan bersama atas sebuah kompleks bangunan yang terdiri dari hak eksklusif atas ruang pribadi serta hak bersama atas ruang publik.

NJOP

Nilai Jual Objek Pajak adalah  harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi. Namun, jika tidak terdapat transaksi jual beli, NJOP dapat ditentukan melalui perbandingan harga dengan obyek lain yang sejenis, nilai perolehan baru, atau NJOP Pengganti.

Mixed-Use Development

Istilah ini mengartikan sebuah proyek properti yang di dalamnya terdapat beberapa fungsi, seperti hunian, komersial, dan perkantoran.

Cost and Fee

Merupakan sistem yang diberlakukan kontraktor untuk pengerjaan pembangunan suatu proyek berdasarkan bagi hasil (biasanya 10% – 15%), dimana harga-harga material, desain dan upah tenaga kerja, mengikuti atau dapat berubah selama proyek belum selesai.

Itulah kumpulan istilah properti yang harus Anda pahami sebelum mendalami bisnis ini. Dunia properti memang seakan tak pernah mati. Selain nilainya terus mengalami kenaikan, kebutuhan akan properti juga selalu hidup sehingga sangat pas untuk dijadikan investasi jangka panjang.


image whatsapp image phone